Siapakah Lucy si Australopithecus itu ?

Pada hari ini, 24 November 2015 bertepatan dengan tanggal ditemukannya Lucy si Australopithecus, yaitu 41 tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 24 November 1974 di Hadar, Lembah Awash, Depresi Afar, Ethiopia oleh Donald Carl Johanson di sekitar pulau Hadar.
Lucy sendiri dalam bahasa Ethiopia berarti "dinqineš", atau “Dinkenesh", artinya "Yang Menakjubkan" dan selanjutnya nama ini digunakan untuk nama sebuah fosil manusia purba. Lucy adalah sebutan manusia purba yang berjenis kelamin betina dari golongan Australopithecus. Australopithecus adalah seekor hominid (Nenek Moyang Manusia Modern) yang sudah punah hidup sekitar 3,9 dan 2,9 juta tahun yang lalu. Tak jauh berbeda dengan Australopithecus memiliki tubuh yang ramping dan hampir menyamai manusia moderen. 
Para ilmuwan mempercayai bahwa golongan Australopithecus adalah nenek moyang dari Homo, yang juga berarti nenek moyang dari manusia modern
Siapakah Lucy si Australopithecus
Lucy si Australopithecus Adalah Satu dari sekian banyak manusia purba dari golongan Australopithecus yang sudah mampu berjalan tegak diatas tanah dan tidak lagi mempunyai kebiasaan bergelantungan diatas pepohonan, menurut para ilmiah Ukuran otaknya sama besar dengan ukuran otak simpanze, memiliki tengkorak yang lebih bulat dan otak yang sedikit lebih besar dibandingkan A. afarensis. Namun dalam hal yang lain tidak ada perbedaan.

Fosil Manusia Purba Lucy si Australopithecus  yang ditemukan di Hadar Ethiopia memiliki tinggi 107 cm  dan berat sekitar 27 kg, dan Pada awal tahun 2007, Lucy dipamerkan di Amerika Serikat selama enam tahun, dan dikembalikan ke pemerintah Ethiopia pada tanggal 1 Mei 2013
Fosil Lucy si Australopithecus
Untuk mengenang waktu ditemukannya Lucy Australopithecus ini Google merayakan dan mengabadikannya dalam daftar global doodle yang berlaku bagi seluruh negara di dunia,
Google global doogle Lucy Australopithecus
selain itu, pada global doodle ini Google menyematkan kata kunci "Siapakah Lucy si Australopithecus" dalam penelusurannya, mungkin ini bertujuan untuk untuk menambah wawasan kepada semua kalangan untuk lebih jauh mengenetahui Siapakah Lucy si Australopithecus itu ?
Tentunya ini hanya sebatas pengetahuan, Sebagai orang yang cerdas, tentunya akan mampu mempertimbangkan pelajaran dan teori apa yang sehat untuk dikonsumsi, jika ada yang menganggap teori evolusi sebagai asal usul manusia, tak sedikit kalangan yang menentang akan hal itu. seperti halnya kepercayaan dalam ajaran islam dan aliran agama lainnya, yang mungkin bertentangan dengan teori ini. lagipula, Ini hanya kajian dari sebuah penelitian dan hanya bersifat TEORI, tentang kebenarannya pun belum pasti. :-)
Semoga artikel ini bermanfaat, terimakasih

56 Responses to "Siapakah Lucy si Australopithecus itu ?"

  1. Bro, jelas beda antara manusia dengan monyet/gorilla/simpanse. Apakah kalian mau disebut sebagai keturunan dari monyet???? Sejak dulu, yang namanya manusia pertama yang diciptakan oleh Allah S.W.T Namanya Adam, yang sekaligus Nabi Allah yang pertama. Apakah Kalian akan menyamakan Nabi Adam dengan Monyet??? itu tipu muslihat orang-orang yang tidak percaya adanya Allah sang Maha Pencipta, Prinsip mereka semua benda berasal dari materi yang ada sebelumnya, Padahal, Allah lah yang menciptakan kita dan semua yang ada di sekitar kita.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Allah SWT membuat manusia menggunakan Tanah, tetapi yg dijelaskan disini cuman "Teori". Teori belum tentu benar. jadi jika kita mempelajari Teori Darwin bukan berarti anda percaya bahwa Manusia itu ternyata monyet.

      Delete
    2. Bro hati hati aja bro jng blng gitu ntra rasis lagi wkwkwkwk...btw itu kan cuman TEORI dari ilmuan saja ,mana mungkin manusia disamakan monyet(-_-)...

      Delete
    3. Bro hati hati aja bro jng blng gitu ntra rasis lagi wkwkwkwk...btw itu kan cuman TEORI dari ilmuan saja ,mana mungkin manusia disamakan monyet(-_-)...

      Delete
    4. This comment has been removed by the author.

      Delete
    5. FYI, teori evolusi manusia dari Charles Darwin sendiri ternyata sudah terbukti kebohongannya, setelah detiliti tulang tengkorak manusia purba yang ditemukan Charles Darwin itu adalah rekayasa, Bagian rahang dari tengkorak itu memang berasal dari manusia yang mati sekitar 10 ribu tahun sebelumnya, tapi bagian tengkoraknya diambil dari tengkorak seekor orang utan yang mati sekitar 7 tahun sebelumnya dan dibuat terlihat seakan lebih tua ribuan tahun dengan proses kimia, tengkorak manusia purba temuan Charles Darwin sendiri sudah ditarik dari British Museum karena setelah puluhan tahun dipajang disana ternyata terbukti bahwa itu adalah rekayasa Charles Darwin sendiri.
      Jadi terbukti kalo teori evolusi manusia Charles Darwin adalah palsu, dan ini sudah diverifikasi oleh banyak ilmuwan di dunia, so, masih percaya teori evolusi dari monyet jadi manusia? Keputusan anda untuk menjadi lebih cerdas atau tetap diam tidak perduli dan dibodoh bodohi...

      Delete
    6. READ THE FUCKING DESCRIPTION FFS

      Delete
    7. baca tulisan terakhir gan, jadiin ini pengetahuan dari teori yg ditemukan ilmuan walau itu salah, jadi klo orang ngomong tentang australopithecus lu tau jadi ga kliatan bego2 amat, teori ini bukan buat kita percaya tapi buat pengetahuan aja

      nih tulisan terakhir diartikel tolong disimak..
      Tentunya ini hanya sebatas pengetahuan, Sebagai orang yang cerdas, tentunya akan mampu mempertimbangkan pelajaran dan teori apa yang sehat untuk dikonsumsi, jika ada yang menganggap teori evolusi sebagai asal usul manusia, tak sedikit kalangan yang menentang akan hal itu. seperti halnya kepercayaan dalam ajaran islam dan aliran agama lainnya, yang mungkin bertentangan dengan teori ini. lagipula, Ini hanya kajian dari sebuah penelitian dan hanya bersifat TEORI, tentang kebenarannya pun belum pasti. :-)

      Delete
    8. IBNU SILMI sama TAMA CAESAR gak baca artikelnya -_- baca judulnya donk jelas2 di akhir tulisan ada tulisan buat ngelurusin akh sudahlah indonesia kebanyakan judulnya aja

      Delete
  2. kalo manusia berevolusi dari monyet, berarti sekarang monyet harusnya sudah punah, sperti evolusi binatang yang lain. nah ini kenapa monyet masih menjadi monyet seutuhnya, yang bergelantungan,gak bisa bicara, berambut banyak, dll.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ente ngerti ngga arti evolusi?

      Delete
    2. dia gak lulus sekolah makanya gak ngerti revolusi

      Delete
    3. dia gak lulus sekolah makanya gak ngerti revolusi

      Delete
  3. Gw sebagai orang muslim bukan egk percaya ada mahluk seperti itu, karena dlm Al-Qur'an Allah sebelum menciptakan Adam, Allah menciptakan beberapa mahluk untuk mengelola, menjaga & mendiami bumi tp mereka malah membuat kerusakan sehingga Allah musnahkan mereka. Mungkin mereka yg dimaksud adalah para dinosaurus & mahluk mirip monyet itu.
    Jelas, gw menolak jika manusia & mahluk ini dianggap satu keturunan.

    ReplyDelete
  4. gw setuju banget sama abg zainur yang di atas nih

    ReplyDelete
  5. tulisan yang mantap.... tapi kalau boleh usul utk penulis, jangan langsung mengaitkan, mengkotakkan ini teori dari orang barat.. dan malah merembes ke agama... ndak semua orang barat setuju... dan sebagian besar agama2 juga tidak setuju teori ini.....

    ReplyDelete
  6. yakini saja apa yang kita percayai, aku juga belajar teori tentang manusia purba tapi aku meyakini apa yang aku percayai bahwa semua yang ada di dunia terjadi atas izin dari Allah SWT.

    ReplyDelete
  7. 1. Ini adalah artikel yg luar biasa. Big Applause buat penulis.

    2. Teori Evolusi, Teori Darwin, Twori Manusia Purba... itu adlh Teori. Tdk bisa dijadikan dasar hukum, aplg bagi Umat Muslim yg memahami sejarah penciptaan

    3. Muslim sejati mngambil rujukan hukum dr sgla yg ada dlm Al-Quran, Al-Hadist, Ijma da Qiyash para alim ulama

    4. Mnghargai bbrp org yg mngganggap teori itu benar utk mnghidari perdebatan dan permusuhan itu sangat mulia,,

    5. Menjadi bijak dg memandang indah perbedaan itu luar biasa. Pd akhirnya kebenaran sejati akan terungkap.

    ReplyDelete
  8. 1. Ini adalah artikel yg luar biasa. Big Applause buat penulis.

    2. Teori Evolusi, Teori Darwin, Twori Manusia Purba... itu adlh Teori. Tdk bisa dijadikan dasar hukum, aplg bagi Umat Muslim yg memahami sejarah penciptaan

    3. Muslim sejati mngambil rujukan hukum dr sgla yg ada dlm Al-Quran, Al-Hadist, Ijma da Qiyash para alim ulama

    4. Mnghargai bbrp org yg mngganggap teori itu benar utk mnghidari perdebatan dan permusuhan itu sangat mulia,,

    5. Menjadi bijak dg memandang indah perbedaan itu luar biasa. Pd akhirnya kebenaran sejati akan terungkap.

    ReplyDelete
  9. yang pasti ini blog SEO nya keren..salut nih,harus berguru :D

    ReplyDelete
  10. Agama itu adalah rekayasa manusia dalam usahanya mencari tuhannya, bila benar agama datang dari YMK maka tidak ada lagi kejahatan, di manapun di jagad raya ini, mustahil YMK menitipkan celah kekurangan dibalik semua kesempurnaan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Agama Islam mengajarkan kebaikan, bila dilaksanakan semua perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, maka BENAR tidak akan ada lagi kejahatan di muka bumi ini. Kejahatan terjadi karena sifat jahat manusia yang tidak patuh terhadap peraturan Allah yang sama artinya tidak patuh terhadap Agama

      Delete
  11. Ini hanya teori,orang indonesia hobinya protes i orang malaysia hobinya berprestasi,urus sampah aja ga selesai" mau debat revolusi,hmmm indonesia,indonesia selalu dengan cerita lama,hobi protes rang

    ReplyDelete
  12. Pada open minded dong ah dgn tulisan di atas.

    ReplyDelete
  13. Oleh karena itu kan disebutnya Teori bkn fakta... aduh gimana sih pemahaman bahasanya....... bedakan yang namanya teori sama fakta.... jgn tong kosong nyaring bunyinya.... malu sama umur :)

    ReplyDelete
  14. Nice article, keep writing broh.
    harus gw akui , Komennya lebih seruw, tapi kembali lagi "SEBAGAI ORANG YG CERDAS ...." Pasti komen-nya akan cerdas ^^

    ReplyDelete
  15. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  16. Hanya tau sediki ud komennya berlebihan, gimana sih kalian?? Baca dan simak dengan jelas apa yang tertulis diatas pada bagian akhir, jangan baca sedikit ud lansung koment, kebiasaan ......!

    Ini bagian akhir dari kalimat di atas :

    Tentunya ini hanya sebatas pengetahuan, Sebagai orang yang cerdas, tentunya akan mampu mempertimbangkan pelajaran dan teori apa yang sehat untuk dikonsumsi, jika ada yang menganggap teori evolusi sebagai asal usul manusia, tak sedikit kalangan yang menentang akan hal itu. seperti halnya kepercayaan dalam ajaran islam dan aliran agama lainnya, yang mungkin bertentangan dengan teori ini. lagipula, Ini hanya kajian dari sebuah penelitian dan hanya bersifat TEORI, tentang kebenarannya pun belum pasti. :-)
    Semoga artikel ini bermanfaat, terimakasih

    ReplyDelete
  17. Perhatian Jangan Malas untuk Membaca ya :D. Bro, kita punya akal pikiran yg sehat, saya katakan jangan anda sakiti pikiran anda dengan teori manusia yg tidak percaya adanya Tuhan Pencipta alamsemesta yaitu ALLAH 'Azza wa Jalla dan pelajaran Filsafat itu benar-benar menentang adanya Sang Pencipta makanya mereka (Filosof-pemikir-) selalu berputar-putar dalam teorinya seperti hewan darat dari laut dan hewan laut dari darat, ada yg memikirkan sistem yg tidak bisa dihindari yaitu kenapa ada rasa lapar? lalu kenapa harus makan dan kenapa kalau lapar itu tidak minum saja? kenapa penglihatan dari mata? kenapa tidak melalui telingan? dan seterusnya hingga dia mati dalam keadaan bingung dsb.. apakah ini yg namanya orang pintar/jenius dsb lah?!, seharusnya kita sebagai manusia makhluk yg lemah dan kerdil yg kecilnya itu ibarat debu dipotong-potong 700, buat apa kita memikirkan hal yg semacam ini apalagi mempercayai Filosof yg Bodoh dan cukup lah bagi kita untuk meyakini adanya Rabb (Tuhan) Alamsemesta Dia-lah yg Menciptakan yg Mengatur / Mengelola yg Menguasainya (Raja Segala-galanya). "Maha Suci Allah Yang di tangan-Nya-lah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu, Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun, Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang? Kemudian pandanglah sekali lagi niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu dengan tidak menemukan sesuatu cacat dan penglihatanmu itupun dalam keadaan payah. Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang, dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar syaitan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala. Dan orang-orang yang kafir kepada Tuhannya, memperoleh azab Jahannam. Dan itulah seburuk-buruk tempat kembali. Apabila mereka dilemparkan ke dalamnya mereka mendengar suara neraka yang mengerikan, sedang neraka itu menggelegak, hampir-hampir (neraka) itu terpecah-pecah lantaran marah. Setiap kali dilemparkan ke dalamnya sekumpulan (orang-orang kafir), penjaga-penjaga (neraka itu) bertanya kepada mereka: "Apakah belum pernah datang kepada kamu (di dunia) seorang pemberi peringatan?" Mereka menjawab: "Benar ada", sesungguhnya telah datang kepada kami seorang pemberi peringatan, maka kami mendustakan(nya) dan kami katakan: "Allah tidak menurunkan sesuatupun; kamu tidak lain hanyalah di dalam kesesatan yang besar". Dan mereka berkata: "Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala". Mereka mengakui dosa mereka. Maka kebinasaanlah bagi penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala. Sesungguhnya orang-orang yang takut kepada Tuhannya Yang tidak nampak oleh mereka, mereka akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar." (Q.S. Al-Mulk-Kerajaan-[67] :1-12). =>> Mari kita pikirkan kembali dan mempelajari Al-Qur'an (dengan tafsirnya -Tafsir ibnu Katsir-penj,) dan Al-Hadits Shohihah (dengan pemahaman Slafush Sholih -Para Sahabat Nabi Sholallohu'alaihi wassalam-penj,)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf sebelumnya, apakah anda seorang ustadz? Ilmu pengetahuan itu memang untuk dipelajari, kesalahan itu memang sifat manusia. Setidaknya islam menyuruh umatnya untuk mempelajari ilmu pengetahuan. Mempelajari makhluk hidup juga untuk kebaikan manusia. Filosof juga banyak yang berasal dari orang-orang muslim yang taat. CMIIW. :D

      Delete
  18. Cuma ilmu pengetahuan broo, pada baper amat sih

    ReplyDelete
  19. Cuma ilmu pengetahuan broo, pada baper amat sih

    ReplyDelete
  20. asik rame banget nih, yg komen isinya pada berbobot semua

    ReplyDelete
  21. Ini cuma Teori" belaka..
    Tidak perlu trlalu d tenggepin..
    Anggap aja dongeng belaka..

    Anda percaya, itu hak anda..
    Anda tidak percaya, itu juga hak anda..

    Tidak prlu mnuduh orang barat, eropa, etc, karna kbanyakan Barat, Eropa, etc mmpy agama msing", dan sya yakin tdk ad agama yg prcaya dgn teori evolusi..

    Jgn mnyulut perkelahian dgn menuduh"..
    Carilah perdamaian.. ^_^ (y)

    Sir Isaac 007

    ReplyDelete
  22. 1 lg, jgn kira Indonesia ini negara Muslim, Kristen, etc..
    Indonesia mayoritas Muslim, itu benar..
    Tp prlu d ingat bahwa msh bnyk d antara kita yg Atheis ato tidak prcaya akan adnya Tuhan/Allah, beberapa lbih prcaya kpada Sains drpda Kitab Suci..

    Tp itulah kita, kaya akan ragam orangnya..
    Skrg yg prlu kita pikirkan. "Bagaimana cara agar kita dapat selalu saling menghormati dan menciptakan keadaan Damai&Tentram".. ^_^

    Kalo masalah kepercayaan, nanti akan ada waktunya bukan ? dan itu bukan urusan kita, nanti itu akan menjadi urusan YME..

    Sir Isaac 007

    ReplyDelete
  23. Bukannya hidup itu hanya untuk di nikmati ya? setiap orang berhak untuk mempercayai apapun dan mempelajari apapun
    selagi itu tak mengganggu kehidupan orang lain, kenapa tidak?

    bukankah memperdebatkan masalah agama di situs umum akan berdampak negatif bagi agama itu sendiri? saya sebagai non islam sedikit risih kalo liat ada perdebatan antara orang islam yang tak tau tempat, mungkin mas-mas yang diatas harus lebih hati-hati pilih tempat lagi

    btw makasih atas infonya gan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gua juga non-islam. Tapi gua ingin meluruskan satu hal. Yang ga tau tempat itu bukan orang2 islam, tapi orang2 yg ga pake otaknya. Tapi selain dari itu gua suka komen lo. Good job.

      Delete
  24. Kalau anda bilang itu australopithecus itu nenek moyang manusia, sebenarnya topik nya diganti monyet purba jaman dinosaurus itu benar/primata jaman dinosaurus

    ReplyDelete
  25. Kalau anda bilang itu australopithecus itu nenek moyang manusia, sebenarnya topik nya diganti monyet purba jaman dinosaurus itu benar/primata jaman dinosaurus

    ReplyDelete
  26. ciri khas orang indonesia meributkan hal yg tdk perlu,banyakan teori daripada berbuat

    ReplyDelete
  27. Ijin baca2 dulu mas, mantab nih blog SEO-nya :)

    ReplyDelete
  28. Nice Info......
    Baru sadar kalau ada judul film "LUCY" yang mungkin terinspirasi dari fakta ini juga yaa
    hahaha_ha

    ReplyDelete
  29. Nice Info......
    Baru sadar kalau ada judul film "LUCY" yang mungkin terinspirasi dari fakta ini juga yaa
    hahaha_ha

    ReplyDelete
  30. Banyak yang kurang piknik :")

    ReplyDelete
  31. Artikel di atas seperti kentut, disimpan sakit perut dikeluarkan orang pada ribut koment.. ....!

    Wkwkwkwk

    Tu....ttt......!

    Hahahahaha........!

    Ada yang emosi nich......! Heeheehe.....!

    :-)

    ReplyDelete
  32. QS. Al Imran(3):59 Sesungguhnya masalah penciptaan Isa di sisi Allah itu seperti penciptaan Adam. Aku ciptakan dia dari tanah, kemudian dikatakan kepadanya kun fa yakuun

    Ada logika yang harus kita kembangkan dalam memahami ayat ini. Tentang penciptaan Isa yang dikatakan oleh Allah berasal dari tanah.
    Padahal kita tahu dalam berbagai Firman Allah yang lain dikatakan bahwa Isa diciptakan Allah bukan dari tanah, melainkan dilahirkan oleh Maryam, tanpa melewati perkawinan dengan seorang laki-laki.
    Kenapa Allah mengatakan Isa diciptakan dari tanah? Maka, kita harus mengembangkan pemahaman kita bahwa yang disebut diciptakan dari tanah itu bukan dalam pengertian yang sederhana, melainkan proses yang kompleks.

    QS. Al Mukminun:12-14 Dan sungguh Kami telah menciptakan manusia dari saripati tanah. Kemudian Kami menjadikannya air mani pada tempat yang kukuh & terpelihara. Kemudian Kami menjadikannya air mani itu segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, lalu segumpal daging itu Kami jadikan tulang-tulang. Maka Kami liputi tulang-tulang itu dengan daging, kemudian Kami menjadikannya satu bentuk yang lain. Maha Suci Allah, sebaik baik Pencipta.
    QS. Ali Imraan(3):6 Dialah yang membentuk kamu dalam rahim sebagaimana dikehendakiNya, tidak ada Tuhan melainkan Dia yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana
    QS. Al Hijr(15):26 Sesungguhnya Kami ciptakan manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk.

    Allah menciptakan manusia bukan di luar rahim. SunatullahNya, bahwa penciptaan manusia mesti dilakukan di dalam rahim. Jangan ditafsirkan di alam terbuka langsung berasal dari tanah yang dibentuk patung.
    Kalau pun Allah mengatakan bahwa manusia diciptakan dari jenis-jenis tanah seperti lumpur hitam, tanah liat kering seperti tembikar & lumpur berbau, itu menunjuk pada zat yang terkandung di dalam beragam jenis tanah itu. Misal tanah lumpur yang berbau menunjukkan bahwa di dalam tanah itu terkandung senyawa Asam Belerang (H2S). Badan kita memang tersusun salah satunya, dari unsur Hidrogen & Belerang.
    Demikian pula jenis tanah yang lain, ada kandungan Calsium, Besi, Carbon & sebagainya.

    Allah telah mengatakan bahwa penciptaan Isa adalah sebagaimana penciptaan Adam. Logikanya kalau A=B, maka boleh mengatakan B=A.
    Kalau penciptaan Isa sama dengan penciptaan Adam, maka boleh disimpulkan bahwa penciptaan Adam sama dengan penciptaan Isa.
    Isa diciptakan Allah lewat seorang perempuan yang menjadi ibunya, Maryam, beliau hamil tanpa harus melewati perkawinan.
    Berarti, kita bisa menyimpulkan bahwa Adam juga dilahirkan lewat 'seorang' perempuan tanpa melewati perkawinan terlebih dahulu.
    Di dalam ilmu kedokteran, proses demikian itu ternyata dimungkinkan, disebut sebadai proses pembuahan Parthenogenesis.
    Tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah, namun Allah menetapkan semua proses & mekanisme itu lewat Sunnatullah.

    Lantas siapakah yang mengandung Adam sebagai manusia pertama? Kita coba lihat dialog antara Allah & malaikat saat akan menciptakan Adam.
    Digambarkan bahwa malaikat mengira kalau khalifah yang akan dijadikan itu adalah makhluk yang sudah ada di muka Bumi ketika itu, padahal makhluk itu dalam pandangan malaikat tidaklah layak.
    Ada hubungan yang erat antara makhluk tersebut dengan kejadian Adam, karena mungkin lewat makhluk itulah Adam diciptakan Allah.

    Boleh jadi rahim makhluk perempuan setengah manusia itu 'dipinjam Allah' untuk memproses kelahiran Adam. Boleh jadi juga Allah melakukan mutasi genetika terhadap janin Adam, sehingga memiliki sifat-sifat fisik yang lebih sempurna.
    Kemudian di dalam rahim itu juga, Allah meniupkan RuhNya, sehingga terciptalah manusia pertama, Adam. Adam tidaklah lahir sendirian. Adam dan Hawa diciptakan dari sel yang sama, sel tersebut membelah secara kembar.

    QS. Al A'raaf(7):189 Dialah yang menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Dia menciptakan istrinya.

    Karena kembar, lalu anak keturunan Adam & Hawa ini lahir kembar-kembar juga, diantaranya Qabil & Habil.
    Wallahualam.

    ReplyDelete
  33. Coba kalau di alam semesta ini kita ketemu sama makhluk intelegen selain di bumi dan agama2 berbeda sama yang dibumi aku jamin orang2 agamis bakal mati kutu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Koment diperhatikan, gunakan yang pasti, jangan berandai-andai !!

      Delete
    2. Kebanyakan nonton kartun lu Tong

      Delete
    3. Agama itu juga andai2 b*go. Bisa buktikan kebenaran dari agama yang anda peluk? Ga bisa kan?? Begitu pula yg diandai2kan si Stefanus. Dia juga ga bisa buktikan. Jadi lebih baik sama2 diam aja, merenung aja. Ga usah saling membenarkan diri sendiri. Gua kadang heran. Orang Indonesia banyak yang sudah berpendidikan, tapi kadang2 kok yang berpendidikan itu otaknya ga dipake yah?? Gua lebih menghargai anak2 yang kurang atau bahkan tidak berpendidikan, tapi mau belajar dan menggunakan otak mereka. Bukan hanya koar2 ga jelas tanpa pake otak. Sedih saya melihat nasib bangsa Indonesia ckckck

      Delete
  34. itukan monyet purba, para ilmuwan selalu gunakan ilmu untuk berteori, "Teori lebih mudah daripada Implementasi" faktanya ditemukan hanya 1 fosil jadi belum pasti.

    dan Ilmuwan mengklaim manusia purba hanya dari fosil kerangkanya saja
    sedangkan fosil yang mirip manusia saat banyak sampai tidak terhitung !!!

    selalu ada 2 mata pisau, antara ilmu sains dan ilmu agama.

    yang didebatkan disini adalah PILIHAN KALIAN antara ilmu sains atau ilmu agama.

    reply !!

    ReplyDelete
  35. Dasar pada b*go.. IPTEK ga bakal pernah selaras dengan agama. Jadi ga usah banding2kan IPTEK dengan agama. IPTEK itu bisa salah namun adakalanya benar juga. Begitu pula agama yang mana menjelaskan hal2 yang tidak bisa dijelaskan oleh IPTEK. Bukan apa2 sih, tp apa kalian bisa buktikan kebenaran agama? Toh kita juga hanya bisa percaya dan beriman. Jd kalo mau belajar IPTEK ya belajar aja. Ga usah disandingkan dengan agama. Kalian bandingkan sampai kiamat juga ga bakal selaras. Mau manusia dari monyet ataupun diciptakan Yang Maha Kuasa ga ada bedanya. Kalian tetap harus beragama, tapi tetap harus belajar. Agama dan IPTEK itu bagai 2 muka uang koin yang berlawanan tp tetap aja memiliki manfaat.

    ReplyDelete
  36. Yang pastinya setiap informasi itu sangat baik untuk kita simak, dapat menambah wawasan yang belum kita ketahui sama sekali.

    Informasi Musik
    Belajar Gitar Untuk Pemula

    ReplyDelete

SILAHKAN BERKOMENTAR DENGAN BAIK DAN BIJAK
1. Gunakan Bahasa yg mudah dimengerti. No Sara, No Spam.
2. Link aktif akan otomatis terblokir, Gunakan "OpenID" atau "Name/URL" untuk meningalkan jejak

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel